Go to content Go to navigation Go to search

Do You Love What You Do?

Kalau ditanya, “Do you love what you do?” Kira-kira jawabannya apa? Based on what I learned in life (so far), and questioning that to many of my friends, most people don’t really love what they do. Kalau gw pake kata ‘do’, ini nggak semata ngomongin jabatan atau jenis pekerjaan, tapi lebih kepada ‘role’ yang kita miliki dalam hidup. Ada orang yang ‘role’-nya sebagai guru, ada yang sebagai konselor, entertainer (nanda-nanda penghibur), dan masih banyak lagi.

If you ask me, “Do you love what you do, Laras?” My answer would be, “YES!”

Banyak orang bilang, “Enak banget kerjaan lo, ngemsi-ngemsi, siaran, seru banget kayaknya.” Terkadang gw suka ngerasa ada sense ‘menganggap gampang’ apa yang gw lakukan sekarang. Hahaha. Salah besar! Apa yang gw lakukan sekarang butuh banyak keputusan-keputusan besar di dalam hidup, ketika gw meninggalkan pekerjaan ’stabil’ gw sebagai Art Director, ketika gw memutuskan hubungan dengan seseorang karena dia nggak bisa mengerti kegiatan-kegiatan gw, dan masih banyak lagi. Nggak ada yang mudah untuk bisa mendapatkan apa yang benar-benar SUKA atau CINTA (you do realize that this applies to all areas in life, right? Hehehe). There is always price tag for everything that is GREAT and FULFILLING!

Last Friday and Saturday, I had the privilege to do two of my passions (memajukan wanita Indonesia dan jadi presenter) through one event, yaitu ngemsi di Treasures Women’s Conference 2008. Hari pertama ngemsi bareng Charles Bonar Sirait dan moderator talk show, Melissa Karim. Di hari kedua, gw ngemsi sendiri (Charles memang sudah bilang dari bulan lalu cuma bisa satu hari), and it was FUN.

The thing is, when you’re passionate about what you do, elo nggak akan ngeluh ketika harus bayar harga untuk melakukannya. Bayangin aja, gw di hari Kamis pulang jam 10 malem (abis ngajar di DATE), terus setelah beres-beres dan mandi, baru bisa tidur jam 12 malem, jam 2 pagi sudah harus bangun karena siaran Sahuruhara sampai jam 5 subuh. Selesai siaran langsung ke gym hanya untuk mandi, lanjut ke UpperRoom karena jam 7 sudah harus make-up. Setelah seharian ngemsi sampai jam 5 sore, gw nggak bisa istirahat karena masih harus lanjut ngemsi jam 7 sampai jam 10. Sampai rumah jam 11 malem, kaki gw rasanya mau rontok :-D Bayangin aja tidur 2 jam, lalu berkegiatan 20 jam.. hahahaha.

Baru tidur jam 12 malem juga nggak bisa lama-lama, karena jam 5 pagi sudah harus bangun lagi untuk ngemsi hari kedua :-) But you know what… I had so much fun! Di Plurk gw nulis, “I am tired on the outside but happy in the inside”… and that was for REAL!

Gw masih inget di hari kedua ketika Service Assitant (Randy) bilang, “Ras, Robb Thompson baru turun dari kamar hotelnya, you need to buy time!” FYI, saat itu gw sudah siap mau naik panggung! PANIK GILAAAA :-D Lalu Randy tanya, “What can I do to help you?” Gw langsung bilang, “Give me gifts to give away!” Akhirnya, untuk ‘membuang’ 15 menit sambil nunggu pembicara dateng, gw turun panggung, bikin acara dadakan ‘fashion police’ sambil bagi-bagi hadiah di antara 940 orang peserta conference.. hahahaha! It really worked!

Lepas dari kegilaan dan kesalahan yang gw lakukan (hahaha, I’m sure pasti banyak!), I took so much JOY out of it, dan ini juga terjadi ketika gw ngemsi di mana-mana. Kayaknya emang udah jodoh sama microphone deh hidup gw… :-)

Anyway, satu point penting nih. Kalau kita ngelakuin apa yang kita lakukan dengan passion dan hati, pasti kerjaan kita itu sifatnya kayak magnet, akan menarik hal-hal bagus lainnya. Buktinya, dari dua hari ngemsi, gw dapet satu tawaran jadi host TV, ngemsi di satu seminar, satu wedding, dan ngajar di public speaking school. YAAAAAY. But then again, nggak semua tawaran bagus HARUS diterima kan? Kita harus wise untuk memilihlah, intinya :-D

So, do you love what you do?

16 Responses to “Do You Love What You Do?”

  1. ekSi Says:

    Recently, NOT :(

    Baca tulisan lo, gue salut bangettt!!! It takes a lot of courage to actually sacrifice what u have in order to do what you love the most! And u have that courage ;) As a woman, who also went through the same phase, I’m proud of you.. Well, also envy you, coz I don’t have the same courage :D ahkahkahkaa

    Keep rockin’

  2. Larasati Silalahi Says:

    Not yet, Eksi.. but you will :-) By commenting on this posting alone showed that your heart is ready to do it, it’s just a matter of time for you to make THE decision. All the best!

  3. orangutanz Says:

    i do and i do not. that’s life.
    Gw selalu ditengah2. Antara suka dan benci. Antara ada dan tiada. Benci tapi rindu. halah! Betharia Sonata aja apah.
    it’s not always black and white. There’s always that “gray area” in what we do. So, I’ll end this day, I’ll splatter color on this gray!!! Yeaah!!!
    (tetep promosi album baru Metallica)

  4. adist Says:

    yea..not yet ras.. :(
    tapi bukannya kadang passion juga harus toleransi sama realita? walopun itu ngga ngenakin ya..uhuhuh..

  5. yarra aristi Says:

    Wow girl, you’ve just getting started!! there are moooore, you’ll see ;p congrats ya.

  6. sam Says:

    well nga tau jg apa krn jenuh ato gmn!? tp i just dont love what i do lately…
    i have my passion on something else, which i still doing it on my spare time, tapi kan most of my time di kantor ras,,, n i feel very depressed n it affect my performance,,, i agree with you, the hard part is to make the “THE” decision…

    i want to feel that “I am tired on the outside but happy in the inside” stuff,, gila uda lama bgt tuhh,,, n makin lama makin lupa nih,, gawat bgt kan…… =(

  7. whewe Says:

    wahhh salut bangett buat seorang laras…jarang banget gw temuin orang yang bener-bener total dan termotivasi buat lakuin semua pekerjaan tanpa ngerasain lelah n baru nyadar belakangan tapi tetep hepi gitu salut salut salut =) gw jadi termotivasi d sama cerita lo good luck ya.

  8. astrid Says:

    couldn’t agree more ras…hehehe….gue juga membutuhkan waktu yang lumayan lama untuk berdamai sama diri gue dan mencoba menjalankan passion yang sejak dulu ada dalem hati..which is being a journalist, then working in an NGO..hehe…menelantarkan gelar Sarjana Teknik, sempet berantem sama nyokap, menjawab pertanyaan heran dari temen” dan mantan” dosen…but overall..it’s all worth it…way to go ras, really like your web, just as much as your Powder Room =)

  9. yanz Says:

    Hey.. so it was a last minute thing giving away gifts??? serius?? ga keliatan sama sekaliiii.. I thought it was in the rundown.. hahaha.. nice one ras.. when it comes from the inside, it just comes naturally yah.. back to ur question, do I love what I do? Yessss.. hehehe.. though there are still more to dream and reach for..

  10. Larasati Silalahi Says:

    Thanks yaaa semuaa hehehehe…

    Adist: Gw yakin banget passion bisa sejalan sama realita sih :-) Gimana pinter-pinternya kita combine aja, dan juga dalam memilih…

    Sam: Ayooo… mulai konsen menyiapkan hati dan pikiran untuk make THE decision dong ;-) Selama kita punya pertimbangan yang matang sih, menurut gw pasti bisa…

    Yanz: Dadakan beneeeur.. mantan DL lo tuh.. ngaggetin tiba-tiba bawa berita kaya gitu hahahaha…

  11. SIng Says:

    I like it rassss…..you sounded persistent gituhhhh…..it’s about choosing path in yer life pan neng!!! generally…jangan ngelakuin apa yang ngga di suka kalo ujung2nya malahan jadi ngedumel….tapi kadang2 karena keadaan harus jalanin sesuatu yang ngga di suka yah sabar2 ajah sampe pada titik balik….sperti gw yang menjalani pekerjaan gw yang bukan passion gw for the shake of money, ya udah lah…coba menyukainya dan menikmati hasilnya…huahahhaahh…:)

  12. amli anugerah Says:

    Gillaaaaaa..cool bgt tulisan lo.salut yah..what you wrote had made my spirit a live.. I am a hardworker, and absolutely a hardrocker..salam kenal.

  13. Ressanda Tamaputra Says:

    I do love what i do !
    bringing the world indonesia, make people happy, entertaining, hehehehe.
    salam kenal ya Laras, tiap hari dengerin kamu siaran… very inspiring :)

  14. Billy Boen Says:

    Great to know you LOVE what you do…

    Cheers,
    BB

  15. ike kusniani Says:

    very inspiring,,,, :)

  16. naomi Says:

    Salute buat Laras!!!!
    Emang terbukti deh wanita jauh lebih kuat dari laki-laki. Gw menemukan banyak kejadian serupa.
    Gw setuju banget sm lo, Ras.
    Kalo lo melakukan sesuatu dengan hati dan passion pasti akan seperti magnet dengan apapun yang lo kerjakan.

    Kalo menurut gw, apapun yang lo kerjakan, jangan mengerjakan hanya karena itu adalah bagian dari kewajiban untuk mendapatkan apa yang menjadi hak lo.
    Tapi kalo bisa menjiwai, dan berkontribusi untuk banyak orang, itu akan menjadi mulia.
    hehehe…

Leave a Reply