
Kalau selama ini orang suka melihat sisi ‘cool’ gw, di hari Jumat 29 Agustus 2008 jam 9 pagi, rusaklah semua image-image itu. Jadi ceritanya gw sudah denger kabar dari seminggu sebelumnya (thanks to Budhi Samsudin dan Nasta Inda Sadikin, duo produser GMHR yang sangat mengerti kenorakkan gw) kalau Dewi ‘Dee’ Lestari akan datang ke Hard Rock FM untuk interview di Good Morning Hard Rockers Show (GMHR).
Sedikit background saja, gw sudah ngefans sama tulisan seorang Dewi Lestari dari awal dia menulis “Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh.” Dulu gw masih kuliah di Perth, setiap pulang Indo, sementara anak-anak perantauan lain sibuk shopping baju, gw sibuk ngeburu buku-buku Dee.
Jadilah dibela-belain ya, siaran jam 10 (Powder Room), tapi sudah hadir dari jam 9 pagi. Masuk ruangan dengan muka norak dan tingkah super kampungan. Secara anak-anak kantor sudah pada tahu gimana gw ngefans sama Dewi, mereka sibuk gangguin gw lah. I really lost my cool that morning :-p
Inilah percakapan-percakapan nggak cool gw…
Laras: “Ha…aaaiii.. D..ee..wwii… saya Laras, dari dulu gw suka baa..angge…ett.. baaa…caaa.. tu..liissaa…n… looo…”
Pandji: “Lha, Ras, gw kirain selama ini lo ngefans sama gw? Ternyata ngefans sama Dewi?”
(Dee cuma tertawa melihat kekampungannya gw, dan mendengar becandaan Pandji)
*
Budhi: “Dewi, Laras mau foto bareng…” (Sumpah, Budhi nyengir lebar banget, agak-agak bikin gw jiper)
Inilah hasil fotonya…

*
ON AIR
(Dee lagi nyanyi “Grow A Day Older”, dan gw nangis di pojokkan – males nggak sih? Hahaha.)
Pandji: “Di sini juga ada Larasati Silalahi, lagi nangis dia, Hard Rockers! Ah, tapi dia emang cengeng, nangis mulu. Eh Dewi, Laras ini suka nulis lho. Buka deh www.larasatisilalahi.com, bagus tulisan-tulisan dia.”
Dee: “Oh ya? Laras biasa nulis apa? Mau dong gw baca…”
Pandji: “Jadi dia tuh pernah nulis tentang….” (Pandji mulai mereview blog ini. Thanks, Ndji. Di balik penampilan nakal dan iseng lo, ternyata hati lo baik
)
*
OFF AIR
Dee: “Jadi kamu suka nulis, Ras?”
Gw: “Bangeeeettt…”
Dee: “Wah, boleh dong kita ngobrol-ngobrol lagi…”
Gw (mau pingsan): “Do you happen to use BlackBerry?”
Dee: “Yes, I do! Yuk tukeran PIN, kita ping-pingan.”
Gw: “Sure thing!” (sok cool ya?)
*
Karena gw takut terlalu terlihat seperti groupie berwujud stalker, gw banyak ‘menonton’ wawancara dari ruang studio.
Ayu: “Bu, nontonnya di luar ajaaaa… Tampil di setiap foto-foto.”
Gw: “Gila neik, malu gw. Jaim dikit ah.”
Dee: “Ehhh.. nggak papaaa lagiiii.. sini ajaaaa…”
(asssiiikkkk
)
*
Bagian paling keren dari wawancara pagi itu adalah ketika Pandji dan Ayu ngebahas gimana Dewi nanggepin semua gosip-gosip tentang perceraiannya dengan Marcell. Dewi sempet bilang, “Kalau selama ini orang bilang ‘diam itu emas’, sebenarnya setiap orang pasti punya sesuatu yang ingin disampaikan. Kalaupun orang itu diam, dalam hatinya pasti banyak yang dipendam. Jadi, diam itu hanya emas imitasi.” (Wow. Saat itu gw teringat lagi kenapa gw ngefans sama perempuan ini.)
*
The next day on BlackBerry messenger…
Dee: “Aku ada surprise buat kamu hari Selasa. Tungguin ya.”
Gw: “Looking forward to it!”
(Sebenarnya gw dan Dee masih nyerocos tentang banyak hal, tapi masih rahasia ah. Hahaha!)
*
Phone call on Tuesday morning…
Reza: “Halo, Laras! Ini Reza Gunawan, kamu hari ini siaran? Aku ada di Cosmopolitan FM nih habis siaran, ada titipan buat kamu dari Dewi.”
Gw (suara tidur): “Haaaaaah? Rezaaaa Gunnaaawaaaan? Thank youuuuu!” (Ngimpi apa gw dibangunin sama Reza Gunawan di pagi yang indah? Halah. Agak lebai yah gw.. hihihih.. tapi sumpah deh, seneeeeeeeng banget gw.)
*
Again, on BlackBerry messenger…
Gw: “Reza just called. THANK YOU SO MUCH!”
Dee: “Hehehe… You’re welcome, Dear. Please let me know what you think after ‘experiencing’ both works…”
Gw: “Will do! Will do! (ancur ya, kebaca noraknya) Btw, I love your ‘Mencari Herman’ short story! Just read it last night.. seperti ada banyak yang mau diungkap lewat cerita yang (cukup) sederhana.”
Dee: “Thank you for noticing.. Memang banyak metafora dan kontemplasi yang kusisipkan dalam cerita itu..”
Gw: “Nanti check blog-ku ya. Mau review ‘Rectoverso’ dan ‘Filosofi Kopi’.”
Dee: “Sure thing.. Aku akan posting comment/review kamu later on website ‘Rectoverso’, boleh ya?”
Gw: “Pleasures all mine!”
*
Akhirnya Rabu sore (hari ini) gw baru bisa ambil titipannya, karenaaaaaa.. kemarin macet gila dari airport, so I just picked them up today.
Inilah titipan seorang Dewi Lestari…


So far, my favorite tracks from “Rectoverso” the album would be: “Tidur”, “Selamat Ulang Tahun”, “Rectoverso, Curhat Buat Sahabat”, “Peluk”, “Malaikat Juga tahu”, “Hanya Isyarat”, “Grow A Day Older”, “Aku Ada”. Nggak sabar pengen baca the stories behind the songs.
Wait for my review on these fabulous stuff