Bukan Udara, Air, Atau Api
Bohong kalau saya bilang kamu udara
Tanpa kamu, saya masih bernafas
Tidak perlu banyak bertanya
Kamu ada, tanpa saya kerja keras
Tanpa kamu, saya masih bernafas
Tidak perlu banyak bertanya
Kamu ada, tanpa saya kerja keras
Kamu juga bukan air
Tanpa kamu, saya masih bisa minum
Masih pakai logika berpikir
Mengasihi walau tidak ranum
Kamu memang bukan api
Tanpa kamu, saya masih merasakan kehangatan
Jelas bukan sumber panas hati
Karena kamu bawa ketenangan
Kamu bergerak
Kamu dinamis
Kamu.. hidup.
Kamu itu seperti angin
Tidak ada, tidak dicari
Ketika ada, digemari
Kamu mampu membuat aku d(ingin)
Kamu itu seperti ombak
Tenang-tenang menghanyutkan
Seringkali sulit ditebak
Mungkin yang tahu cuma Tuhan
Kamu itu seperti lautan api
Karena sangat besar apinya
Yang terbakar tidak lagi merasa sakitnya
Tapi perlahan-lahan mati
Kamu bergerak
Kamu dinamis
Kamu.. hidup.
- 6 Comments »
- Posted in Laugh, Learn, Live, Love on March 12th, 2009

April 11th, 2009 at 10:02 am
Org2 yg pernah kasi comment (amazed,memuji) ttg tulisan2 kamu,aku yakin mereka bener banget ttg bakat menulis kamu yang luar biasa Laras…
Time to move,are you ready for the next level?
Have a great weekend my friend
April 15th, 2009 at 1:47 am
Whoa! Ryan is here! LOL
Thanks so much for your comment ya.. yes yes, I am taking it to the next level! Just wait and see. Hehehehe…
April 24th, 2009 at 1:06 pm
gag smua orang punya kelebihan seperti ini lochh..
May 5th, 2009 at 10:02 am
speechless…. langsung nancep….di hati… jyaaa….bahasanya… siapapun dia, keberadaannya tidak dapat dipungkiri…bukan begitu bukan ?? bukaaannnnn….
salam kenal mba laras…..
May 15th, 2009 at 9:34 am
Dear Laras, udah nutup Plurk ya? kok ga terlihat lg =D
regards,
May 19th, 2009 at 12:52 pm
Deep
loving it to the bone
wish i could write like you